Dua Ekskavator Disiagakan, Polda Jatim Utamakan Keselamatan Korban dan Petugas di Reruntuhan Ponpes.

Berita, POLRI, Viral19 Views
banner 468x60

 

banner 336x280

Sidoarjo, Data Central Media 9  – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) terus memaksimalkan upaya penyelamatan dan evakuasi korban robohnya bangunan mushala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.

Personel gabungan dari berbagai satuan kerja, di antaranya Biddokkes, Brimob, Samapta, dan unit lain diterjunkan untuk mempercepat penanganan musibah tersebut.

Selain itu, Polda Jatim menggandeng pakar konstruksi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman, baik bagi korban maupun petugas yang masuk ke reruntuhan.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto meninjau langsung lokasi kejadian dan menegaskan bahwa prioritas utama adalah penyelamatan korban.

“Saya pastikan dulu untuk penyelamatan korban. Itu yang jadi fokus kami karena masih ada beberapa korban yang perlu dievakuasi,” ujar Irjen Nanang, Selasa (30/9/2025).

Tim Inafis Polda Jatim bersama petugas gabungan berhati-hati dalam melakukan penanganan, mengingat bangunan mushala masih berpotensi mengalami guncangan susulan.

“Kita harus pastikan dengan ahlinya dari ITS agar tidak membahayakan petugas saat evakuasi,” tambah Irjen Nanang.

Meski dua ekskavator sudah disiagakan sejak Senin malam, alat berat tersebut belum difungsikan lantaran dikhawatirkan getarannya dapat meruntuhkan sisa bangunan.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Jules Abraham Abast, menegaskan bahwa pihaknya menggunakan peralatan khusus yang lebih memungkinkan untuk menjangkau korban.

“Saat ini fokus pada evakuasi dan penyelamatan korban, termasuk personel yang kami libatkan dalam penanganan musibah ini,” pungkasnya.

Ide

 

banner 336x280