BEM PTNU Jawa Tengah Gelar Pelantikan dan Muskerwil, Perkuat Gerakan Mahasiswa Nahdliyin dengan Istighotsah untuk Keselamatan Bangsa

banner 468x60

 

banner 336x280

Semarang, 5 September 2025. Data Central Media 9 – Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Jawa Tengah resmi melantik pengurus baru dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) di Gedung PWNU Jawa Tengah, Rabu (4/9/2025). Acara ini dihadiri mahasiswa Nahdliyin dari seluruh Jawa Tengah, banom NU, serta perwakilan Kapolda dan Kesbangpol Jateng. Puncak acara ditutup dengan istighotsah untuk keselamatan dan kemaslahatan bangsa Indonesia yang dipimpin langsung Rois Syuriah PWNU Jawa Tengah, KH. Ubaidullah Shodaqoh.

Mengusung tema “Memperkuat Gerakan Mahasiswa Nahdliyin: Sustainability and Social Justice, Kontribusi Nyata untuk Indonesia Maju”, kegiatan ini menegaskan komitmen mahasiswa NU untuk bergerak tidak hanya dalam ranah wacana, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata yang berkelanjutan bagi bangsa.

Koordinator Wilayah BEM PTNU Jawa Tengah, Saaik Hisyam Ashari, menegaskan peran strategis mahasiswa sebagai agen intelektual dan penggerak masyarakat.

“Di tengah dinamika global dan tantangan nasional—seperti disrupsi teknologi, ketimpangan sosial, dan penguatan demokrasi—mahasiswa Nahdliyin harus hadir dengan solusi berbasis keilmuan, kearifan lokal, dan semangat rahmatan lil ‘alamin,” ungkapnya.

Hisyam menambahkan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperteguh komitmen gerakan mahasiswa yang progresif, inklusif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Pembina Wilayah BEM PTNU Jawa Tengah, Prof. Dr. H. Musahadi, menekankan pentingnya memperkuat identitas gerakan mahasiswa NU.

“Peran kalian adalah menjembatani tradisi keilmuan pesantren dengan inovasi mahasiswa untuk kemaslahatan umat. Orientasi kita harus jelas: pendidikan, ekonomi kreatif, dan keberlanjutan lingkungan,” pesannya.

Kehadiran Kapolda Jawa Tengah dan Kesbangpol Jateng menegaskan apresiasi aparatur negara terhadap peran strategis mahasiswa Nahdliyin dalam menjaga kerukunan serta mendukung pembangunan bangsa.

Acara kemudian ditutup dengan istighotsah khidmat yang dipimpin KH. Ubaidullah Shodaqoh. Doa-doa dipanjatkan demi keselamatan, kedamaian, dan kemajuan Indonesia, sekaligus mengingatkan bahwa setiap langkah pembangunan harus berlandaskan nilai spiritual dan ketuhanan.

Pelantikan ini diharapkan menjadi tonggak lahirnya gerakan mahasiswa yang transformatif dan relevan dengan kebutuhan zaman, namun tetap berpijak pada prinsip ke-NU-an, yakni al-muhafadzah ‘ala al-qadim al-shalih wa al-akhdzu bi al-jadid al-ashlah (melestarikan tradisi baik dan mengadopsi inovasi yang lebih relevan).

Dengan semangat “Innovate and Inspire: Membangun SDM Unggul dengan Semangat Aswaja”, BEM PTNU Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang unggul, visioner, dan berorientasi pada kemaslahatan umat serta bangsa.

Senek

banner 336x280